Akankah kalian menganggapku seorang pengecut apabila aku tidak berani keluar rumah karena diluar hujan?
Aku tak peduli.
Itu hak kalian.
Aku tak punya payung.
Aku tak punya pakaian.
Bahkan aku tak punya rumah.
Sehingga aku ternyata berada di luar hari ini beralaskan tanah dan beratapkan gumpalan awan hitam.
wajahku diterka seribu titik hujan.
Showing posts with label ketika aku berbaring. Show all posts
Showing posts with label ketika aku berbaring. Show all posts
Monday, February 23, 2009
Saturday, May 10, 2008
mimpi
lagi buka-buka komputer, eh, nemu deh puisi lamaku.
ditulis tanggal 31 Januari 2006.
dah lama banget
enjoy...
tadi malam.. aku bermimpi.
mendapatkan sepasang sepatu baru.
aku sangat menyukainya.
lalu kuberi nama kamu.
belum sempat aku menyentuhnya.
sepatuku hilang.
belum sempat aku memakainya.
sepatuku hilang.
sama seperti kamu.
sama seperti saat kamu hilang dari hidupku.
tapi aku tak menyerah.
aku akan terus mencarinya.
dan akhirnya aku mendapatkannya kembali.
dari seseorang yang menyembunyikannya.
aku senang sekali.
senang mendapatkan sepatuku lagi.
senang memilikinya lagi.
tapi aku sedih.
ketika aku bangun dari mimpiku.
karena di duniaku...
aku tidak bisa menemukanmu lagi.
ditulis tanggal 31 Januari 2006.
dah lama banget
enjoy...
tadi malam.. aku bermimpi.
mendapatkan sepasang sepatu baru.
aku sangat menyukainya.
lalu kuberi nama kamu.
belum sempat aku menyentuhnya.
sepatuku hilang.
belum sempat aku memakainya.
sepatuku hilang.
sama seperti kamu.
sama seperti saat kamu hilang dari hidupku.
tapi aku tak menyerah.
aku akan terus mencarinya.
dan akhirnya aku mendapatkannya kembali.
dari seseorang yang menyembunyikannya.
aku senang sekali.
senang mendapatkan sepatuku lagi.
senang memilikinya lagi.
tapi aku sedih.
ketika aku bangun dari mimpiku.
karena di duniaku...
aku tidak bisa menemukanmu lagi.
Subscribe to:
Posts (Atom)