Friday, June 12, 2009

kadang aku berpikir

kadang aku berpikir ingin jadi anak orang kaya.
mau ini tinggal pilih.
beli itu gak usah liat harga.
jari telunjuk jadi kuncinya.

sekarang aku bersyukur.
karena bukan telunjuk yang menjadi raja.
keringat dan darahku lah yang iya.

Tuhan memang adil.
aku belajar kata berusaha.

Monday, February 23, 2009

untitled

Akankah kalian menganggapku seorang pengecut apabila aku tidak berani keluar rumah karena diluar hujan?
Aku tak peduli.
Itu hak kalian.

Aku tak punya payung.
Aku tak punya pakaian.
Bahkan aku tak punya rumah.

Sehingga aku ternyata berada di luar hari ini beralaskan tanah dan beratapkan gumpalan awan hitam.
wajahku diterka seribu titik hujan.

Saturday, January 03, 2009

quadrantid

tadi malam.
ketika aku menunggu Quadrantid bercahaya sekali dua kali setiap menitnya.
dia tidak kunjung datang.

leherku pegal.
kuangkat kepalaku sembilan puluh derajat ke arah atas.
yang terlihat hanya Alpha Centauri dan Pari, tersenyum manis ke wajahku.

mulutku kian lebar.
ketika bintangku mengecup mesra di keningku.
sehingga aku bisa tidur nyenyak.

Sunday, December 28, 2008

sepiring nasi goreng

waktu menunjukkan pukul 2 dini hari. perutku lapar tidak karuan.
kupotong-potong saja bawang merah dan putih. kunyalakan api pada kompor. lalu kugoreng nasi itu diatas katel panas berminyak.

aku pun tersadar ketika suapan pertama menyentuh ujung bibirku.
jika aku ingin sesuatu, maka lakukanlah. kejar dengan sepenuh hati.

aku lemah. karena selama ini aku hanya merengek.

menunggu seseorang memasakkan nasi goreng ketika aku lapar.

Monday, December 08, 2008

aku dan pasanganku

hari ini bukan hari valentine.
entah mengapa aku sedikit sensitif bila melihat sepasang kekasih berjalan sambil memegang tangan pasangannya.
terasa manis, memang.
namun lidahku sedang tidak beres.
setiap gula yang kujilat terasa seperti obat puyer yang pahit.

bukankah Tuhan menciptakan makhluk-Nya sepasang-sepasang,
ataukah hanya beberapa orang beruntung saja yang mendapatkannya?

aku bertanya pada diriku,
apakah aku termasuk orang yang beruntung,
ataukah hanya orang-orang yang menyembah pada-Nya lah yang diprioritaskan?
memang butuh pemikiran lebih bila masalah cinta dikait-kaitkan dengan agama.
kadang ada yang sejalan, kadang ada yang bertentangan.
seperti kutub U dan S pada magnet.

aku berpikir keras,
apakah aku memang selalu dinomorduakan oleh Tuhan,
atau memang begitulah kehendak Tuhan?

ketika dia menciptakan bumi beserta isinya,
memindahkan Adam dan Hawa dari surga,
Ia telah bersabda,"Wahai seluruh ciptaanku, Aku jadikan setiap dirimu berpasangan."

lalu aku menyadari bahwa diriku selama ini telah salah,
karena berpikir bahwa aku tidak akan mendapatkan kutub magnet pasanganku.
kemudian realita menamparku, bahwa pasanganku telah mati dikarenakan kesendiriannya.
dan aku pun akan mengalami hal yang sama.

karena makhluk hidup itu memang diciptakan untuk berpasangan.

Monday, November 24, 2008

sore itu

hari ini, ketika aku terbaring di tempat tidurku.
sinar matahari memaksa masuk celah-celah seng di jendela kamarku.
entah mengapa aku merasa kesepian.

kugenggam cermin kecil di tangan kananku.
lalu kutatap diriku sendiri di dalamnya.
cahaya itu mengenai kornea mataku. membuat silau diriku dalam cermin.
kulihat bercak berwarna hitam didalam bola mataku yang berwarna kecoklatan.
becak-bercak itu pun terasa asing dan sendiri, seperti pemilik mata itu.

akhirnya kupejamkan mataku. terlalu lama aku menatap cahaya yang jatuh itu.
yang kulihat hanyalah bekas sinar berwarna keunguan di balik kelopak mataku, namun lama kelamaan pun sirna.

lalu kubuka lagi kedua mataku.
sang mentari telah pergi. cahayanya telah jatuh, jauh diatas kepalaku.
diriku yang masih terbaring di kasurku ini pun harus menyesal.

karena satu-satunya harapan untuknya telah pergi.

Thursday, November 20, 2008

aku dan perasaanku

kadang, sebelum mataku bisa terpejam, aku selalu memikirkan banyak hal.
tentang hari-hariku.
tentang hidupku.
tentang masa depanku.

setiap aku membayangkan hal yang terakhir tadi, aku selalu ketakutan.
kadang aku selalu merasa aku tidak akan bisa menjalankan hidupku esok hari.
akankah esok datang?
akankah mimpiku terwujud?
apakah aku bisa menjalani keseharianku esok?

selalu banyak cobaan yang terpampang di wajahku.
bahkan beberapa diantaranya selalu mengekoriku.
banyak hal yang sudah aku lakukan untuk diriku dan hidupku.
banyak yang bahkan kalian tidak tahu.

aku takut.
akankah matahari bersinar esok hari?

Saturday, November 15, 2008

untitled

Dear God,

I just wanna pray..


Please, give me someone that i always need.


Amen.

Monday, October 27, 2008

Hujan

Aku berjalan malam itu.
Ketika menengadah keatas, tak ada satu bintang pun yang tersenyum.
Tas di punggungku semakin berat.
Payung di tangan kananku kugenggam erat-erat.
Tak mau lagi aku kehujanan.
Hujan lebat, seperti kemarin malam.

Aku terus berjalan.
Dan ketika tetesan hujan pertama mendarat di pipiku, aku malah terdiam.
Kubuang payung yang selama ini aku pegang erat.

Lalu kunikmati dengan tangan merentang.
Mata tertutup dan wajah menghadap Sang Kuasa...

..Kutantang hujan malam itu.

Saturday, October 18, 2008

kesan pertama, sungguh tidak menjanjikan.

seperti postingan-postingan aku sebelumnya, aku masih mempertanyakan tampilan fisik seseorang, karena mempengaruhi seseorang secara keseluruhan.
manusia dilahirkan dengan ketidaksempurnaanya. masing-masing individu memiliki cara pandang terhadap apa yang ingin mereka 'tampilkan' didepan publik. hal ini biasanya tercermin ketika kita bertemu dengan orang baru.
ketika orang itu menyapa kita, hai, halo atau apapun, selama sepersekian detik itulah seluruh indra kita mencoba menangkap dan menggambarkan karaterisktik orang tersebut. dan selama beberapa menit setelahnya, kita akan mulai mengenal 'kulit luar'nya.

jangan mudah tertipu, kesan pertama memang selalu menggoda. kebanyakan dari kita menempatkan kesan menawan, ramah dan pintar ketika memperkenalkan diri. dan tidak sedikit pula sifat mereka sebenarnya 180 derajat kebalikannya.

meng-quote seorang dosen nirmana 2 dimensi, "bahwa sebuah karya yang baik adalah karya yang pada awalnya terlihat biasa saja, namun semakin lama dilihat, semakin menarik. dan yang lebih baik lagi adalah karya yang kesan pertamanya baik, semakin dilihat semakin menarik.
Tentu saja, kriteria karya nirmana yang 'kurang' adalah karya yang ketika kita lihat pertama kali menarik, lama-lama dilihat semakin membosankan."

sama halnya dengan kesan pertama seseorang dan bagaimana kita menilai orang tersebut. pernahkan kalian bertemu dengan seseorang yang pada awalnya terlihat menawan dan ramah, namun ketika kita mengenal dia lebih jauh.. eng ing eng!!... ternyata brengsek dan sarkastik.

apa salahnya sih menjadi diri sendiri?

menjadi orang yang lebih baik itu boleh saja. tapi bila mencoba menjadi orang lain? itu lain masalah.
saya sendiri bila berkenalan dengan orang baru gak malu untuk bersikap.
pemalu tapi cablak, bodoh dan sarkastik. mungkin itu yang tertera di benak orang-orang ketika mengenal saya.
i am what i am and i do what i do.

sudah saatnya kita memajukan budaya "tidak malu menjadi diri sendiri"!

Monday, September 22, 2008

aku, sekali lagi berharap

ketika diriku sedang berada di sebuah gua yang gelap gulita.
yang kupikirkan cuma satu, titik terang.

indra penglihatanku tak bekerja.
kuraba-raba dinding gua itu.
hanya basah dan lengket yang terasa.
terdengar kepakkan sayap dari kejauhan, entah apa.

aku ingin keluar!

yang kuharapkan hanya satu, titik terang.
dimanakah engkau?

namun ketika aku berharap, hati kecil ini menamparku:
"Masih ingatkah kejadian dulu, ketika kamu berada di gua sebelumnya?
Pada waktu itu kamu berharap, tapi apa yang kau dapat...
tidak ada!
Hanya asa palsu yang tertinggal di hatimu dan kesedihan yang membasahi pipimu!"

aku, sekali lagi terduduk.
diam dan terisak di kegelapan.

berita televisi

tadi pagi aku menyalakan televisi.
seperti biasa, sang presenter berkoar-koar membacakan berita-berita anarkis.
aku terdiam.
ketika aku melihat berita itu.

seorang pria tewas mengenaskan tanpa sebab di kamar tidurnya tadi malam.
dengan berpakaian tidur seadanya, tubuhnya bersimbah darah.
dia seorang diri.
tidak ada sanak saudara yang mendatanginya, bahkan meratapinya.
dan nampaknya juga dia tidak memiliki teman.
karena ketika ia dikubur, tidak ada yang datang.
hanya beberapa polisi dan wartawan, serta seorang penggali kubur.
bahkan penaburan bunga di atas kuburannya pun seadanya.

ketika sang wartawan menyebutkan nama dan memperlihatkan fotonya, aku terdiam.

karena jasad itu adalah diriku.

kamis pukul dua belas malam

selamat tidur, bintang.
aku harap kamu mimpi indah.

meskipun tidak bersamaku.
tidak akan pernah bersamaku.

aku akan merelakanmu.

selamat tidur dan selamat tinggal.

anti-artificial

repost from facebook notes,
Friday, August 29, 2008 at 5:55pm:

sudah sewajarnya kalo kita liat orang yang cantik ato yang cakep, mata kita pasti belanja. mata bagus, wajah mulus, bodi aduhai. pertanyaan pertama yang ada di kepala kita adalah, 'dia udah punya pacar belum, ya?'


yap, manusiawi.
tapi penasaran gak, sih, kalo sang idaman kita artificial atau tidak?

menurutku, fisik itu gak penting.
badan berotot hasil diet karbohidrat dan keringetan di gym.
muka kinclong karena susah payah gak makan ini itu di erha.
atau garuk-garuk tenggorokan pake telunjuk biar badan kurus perut singset.

buat apa juga dibagus-bagusin luarnya, cumn untuk nutupin dalemnya yang ternyata bercacat.
ibarat beli macbook mulus tapi hardwarenya gak jalan. berkarat.

well, it's up to you guys.
ada pepatah mengatakan (gak tau darimana) kalo yang cakep selalu dapet yang cakep, dan yang brengsek selalu dapet yang brengsek.

gimana kalo orang itu cakep dan brengsek?
.... :)

berarti langkah kita selanjutnya bila ketemu orang yang cakep ato cantik lagi, pertanyaan yang seharusnya ada di dalam otak adalah, 'apakah hatinya sesempurna luarnya?'

don't jugde a book by it's cover, right?

bintang

repost from facebook notes,
Wednesday, August 27, 2008 at 10:44am:

aku melihatmu bintang.
bersinar diatas langit.

tapi apa yang akan kamu lakukan,
diam saja disana,
dan bercahaya lebih nyata?

ataukah kau akan jatuh didepanku,
berpendar diatas tanah?

hanya dirimu, hatiku dan Tuhan yang akan mengetahuinya.

Tuesday, September 16, 2008

andaikan dunia tanpa tipe

kadang, kalau urusan cari pacar, semua orang pasti nyari yang sesuai dengan tipe.
tinggi, gemuk, cantik, ganteng, sipit, kulit putih, badan berotot, kurus kering ato apalah...
pernah kepikir, gak, semua manusia di dunia ini tidak memiliki tipe?

ketika kita diperlihatkan pada seorang calon pacar. tentu saja tidak lihat tipenya. mau kurus kek, mau gendut kek, mau ini kek, mau itu kek.
yang dilihat cuman personalitas dan hatinya.

tempat fitnes pasti gak ada,
gak kenal kata diet,
gak ada yang namanya erha ato natasha,
gak bakalan deh banyak produk yang dijual dipasaran,
menekan konsumtivitas.

hmm..
gak ada juga beauty pageant,
tentu aja Martha Tilaar gak seterkenal dan sekaya sekarang.

semua orang berlomba-lomba menjadi orang yang baik, dan semua orang pula berusaha untuk memiliki personalitas yang terbaik.


Yah, well. kenyataannya tidak demikian, bukan?
it's all about the outside, not the inside.
dan mindset kita sekali lagi, salah.

Wednesday, September 03, 2008

Bintang - Bukan Sebuah Penyesalan

Namanya juga manusia. Siapa, sih, yang suka sendiri?
Meskipun kadang sedang bersama teman, pun, masih terasa sepi.

Kadang. Ketika malam semakin malam dan perjalanan pulang semakin terasa sepi.
Aku turun dari angkotku. Jauh dari rumahku.

Aku berjalan.
Menikmati gesekan sepatuku dengan aspal jalan.
Menengadah.
Aku melihat dirimu. Alpha Centauri, Bintang yang paling bersinar di langit.

Temanku pernah berkata, "Jangan pernah menyukai sebuah bintang. Dia jauh. Kamu gak akan bisa meraihnya!"
Aku hanya tertawa.
Sejak kapan aku menyukai bintang karena jaraknya yang jauh?
Sejak kapan aku menyukai bintang karena tidak akan bisa didapat?
Ibarat pungguk merindukan bulan.
Sampai kapan pun Sang Bulan tetap berada di orbitnya. Tidak akan menoleh sedikit pun pada Sang Perindu.

Aku hanya butuh seseorang untuk diagungkan.
Seperti Alpha Centauri yang menemani dalan setiap langkahku.
Pulang.

Sunday, August 17, 2008

...

tolong. aku melakukannya lagi.
renggut obsesif kompulsif itu dari diriku.

jauhkan!

aku sudah tidak bisa menahannya lagi.
sendiri dan kelelahan.

aku selalu mencintai orang yang tidak mencintaiku.

Tuesday, August 12, 2008

sebatang tebu.

ketika cuaca sedang panas-panasnya.
sepertinya paling enak minum air tebu.

kulihat cara pembuatannya.
batang tebu yang masih segar dimasukkan ke sebuah alat pemeras.
lalu diperas seperas-perasnya.
hanya batang terkoyak dan kering tersisa.

aku jadi berpikir.
apakah aku sebatang tebu?

ketika aku menyadarinya, air mata telah mengalir di pipi kiriku.

apa yang telah kuperbuat, Tuhan,
sehingga aku hanya bisa dimanfaatkan?

semua orang memberikan harapan palsu.
menyedot diriku dengan rakus, lalu aku ditendangnya ke pinggir selokan.

aku ingin menangis, tapi apa jadi,
aku hanyalah sebatang tebu sisa.
karena bahkan mereka telah mengambil air mataku.

Saturday, August 09, 2008

sepenggal kata hanya untuk kepercayaan

kadang kita memaafkan tapi sudah tidak bisa mempercayai.
kadang kita mempercayai tapi dikhianati.

kadang kita mencoba untuk mempercayai, tetapi hati masih meragukan.



kapan kita akan mendapatkan seseorang apabila kita tidak mulai mencoba mempercayai?